Wednesday, 21 January 2015

Sepinya Pengunjung di Perpustakaan Daerah Kabupaten Wonogiri


Halaman Perpustakaan



Rak Buku di dalam Ruangan


Beberapa hari yang lalu aku dan temanku pergi ke Perpustakaan Daerah Kab. Wonogiri. Ceritanya sih cuma pengen ngadem setelah makan siang. Ternyata, di sana bener-bener bisa ngadem. Pengunjungnya cuma satu, dua, satu, dua. Cocok buat merenung. eh..


Di dalamnya benar-benar nyaman. Ketika masuk, ada air terjun mungil. Unyu-unyu sekali, pengen aku bawa pulang. 

Lantainya bersih, meja kursi, dan buku tertata rapi. Mungkin karena sepi pengunjung jadi rapi ya. Tapi benar-benar nyaman lhoh. Sejuk lagi.

Di sana tersedia berbagai macam buku dari buku non fiksi, fiksi, majalah, surat kabar, dan tabloid. Buku non fiksi seperti buku agama, kesenian, olahraga, geografi, dan sebagainya. Buku fiksi seperti komik, cerita rakyat, novel, dan lain-lain. Semua bisa dibaca, dipinjam, dan dibawa pulang bila sudah menjadi anggota. Bila bukan anggota hanya bisa membaca di tempat. Bila menjadi anggota kita bisa meminjam maksimal 3 buku.

Perpustakan ini buka setiap SENIN - JUMAT (07.00-16.00) dan SABTU (07.00-15.00). Hari Minggu dan hari libur tutup.

Untuk membuat kartu perpustakaan cukup mudah yaitu merupakan penduduk Wonogiri, mengisi formulir, mendapat pengesahan dari kelurahan, pas foto 2x3 sebanyak 2 lembar, dan fotokopi KTP.

Menurut analisis saya...ehemm... sepinya pengunjung di perpustakaan daerah Kabupaten Wonogiri disebabkan oleh masih rendahnya minat baca masyarakat Wonogiri dan kurangnya promosi mengenai keberadaan perpustakaan ini. Blog dan fanspagenya pun jarang diupdate.

Untuk meningkatkan pengunjung, setidaknya pihak perpustakaan Wonogiri bisa memulainya dengan mengupdate terus Blog dan fanspagenya sebagai sarana promosi yang murah meriah serta mengadakan sosialisasi ke sekolah-sekolah atau saat arisan agar masyarakat Wonogiri mengetahui "ini lho ada perpustakaan yang di sini siapapun boleh baca, nambah ilmu, nyaman, bersih lagi". Selain itu mungkin bisa juga dengan mengadakan event-event atau kuis tertentu dengan memanfaatkan sosial media yang ada. Sayang kan, buku yang segitu banyaknya kalau cuma sedikit yang baca. Hemm, pastinya bukunya sedih sekali karena jarang dijamah.

Semoga dengan aku posting di blog ini bisa menghidupkan kembali semangat masyarakat Wonogiri untuk membaca dan menghidupkan kembali semangat berkunjung ke perpustakaan. Semoga. Hanya ini yang bisa kulakukan. :D :D :D

15 comments:

  1. Miris sekali ya Mbak perpustakaan daerah sepi peminat. Kita memang harus memeras otak agar perpus disebru pengunjung. Sayang betul koleksi sebanyak itu dengan suasana yang asri ternyata tak dimanfaatkan.

    Gudang ilmu gratis tuh. Sementara di pelosok daerah Timur mereka haus bacaan. Semoga kita bisa membangkitkan semangat baca ya dengan memberi contoh.

    Boleh juga tuh usulan Mbak buat acara di perpustakaan dan bikin kuis/kontes.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya,miris sekali,dikasih fasilitas tapi pemanfaatannya belom maksimal..

      iya kak,dimulai dari diri sendiri dulu,,hehe

      Delete
  2. nggak cuma Wonigiri, banyak perpustakaan daerah lain yang sepi juga. generasi mudanya lebih suka baca2 timeline fesbuk ketimbang baca2 buku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. gitu ya mas,,saya belom pernah ke pusda lain soalnya,jadi tau sekarang kalo pusda lain juga sepi,,,

      Delete
  3. Perpustakaan kalau tidak memperbaiki dan mengembangkan sebuah inovasi sudah pasti akan sepi dari pengujung karena akan kalah dengan era digital yang ada. Termasuk saya sendiri membaca hanya di rumah secara online, sesekali hanya berkunjung ke perpustakaan jika memnginginkan bacaan lama yang tentunya tidak tersedia di media online

    ReplyDelete
    Replies
    1. mmm,,ternyata perpus masih identik dgn bacaan lama yaa,,,

      Delete
  4. benar kata mas firdaus,, gak cuma di wonogiri,, di tempat saya juga sepi,,, eh saya juga gak minat sih ke pusda, meski gratis,, terakhir ke pusda tahun 2008 waktu masih SMA,, hihihi lama banget kan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo
      gak ada yg minat dirubuhin aja kali ya,,drpd gak guna.. :p tapi sayang
      juga sih kalo dirubuhin,,mending bukunya disumbangin ke pelosok2,,

      Delete
  5. Manfaat dari membaca memang sangat besar :)

    ReplyDelete
  6. kalau perpustakaan umum di daerah saya ga keurus .. biasa aja.. tapi pasti ngadem enak disana ..hahaha

    ReplyDelete
  7. kalau perpustakaan umum di daerah saya ga keurus .. biasa aja.. tapi pasti ngadem enak disana ..hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo di wonogiri diurus dengan baik mbak, cuma emang kurang pengunjung

      Delete

Yuk, tinggalkan jejak dengan berkomentar...